Kupang, seputar-ntt.com — Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIKUM) Prof. Dr. Yohanes Usfunan Kupang menggelar Pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kampus STIKUM Prof. Dr. Yohanes Usfunan Kupang itu diikuti ratusan mahasiswa baru. PKKMB tahun ini mengusung tema “Membentuk Mahasiswa Baru yang Cerdas, Berintegritas, Siap Menghadapi Masa Depan.”
Pembukaan PKKMB dipimpin langsung Direktur STIKUM Prof. Dr. Drs. Yohanes Usfunan, S.H., M.H., serta dihadiri jajaran dosen dan civitas akademika.
Dalam sambutannya, Yohanes menekankan pentingnya integritas sebagai fondasi bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan hukum. Menurut dia, kemampuan akademik harus berjalan beriringan dengan moral dan komitmen terhadap keadilan.
Ia berharap mahasiswa baru tidak hanya menjadi sarjana hukum yang memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan kesiapan menghadapi berbagai tantangan dalam dunia penegakan hukum.
“Mahasiswa hukum harus memiliki kecerdasan intelektual dan integritas moral sebagai bekal utama menjadi penegak hukum,” tegas Yohanes.
Menurutnya, tantangan penegakan hukum semakin kompleks, terlebih di tengah perkembangan teknologi digital dan beragam persoalan hukum yang terjadi di masyarakat.
Karena itu, kata dia, lulusan hukum memiliki peran strategis dalam mendorong terwujudnya keadilan sekaligus memberikan perlindungan hukum bagi masyarakat, termasuk masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ketua Panitia PKKMB, Gabriel Da Costa Senda, mengatakan rangkaian kegiatan pengenalan kehidupan kampus tersebut akan berlangsung selama tiga hari.
Sejumlah materi akan diberikan kepada mahasiswa baru, antara lain negara hukum dan hak asasi manusia (HAM), pengantar ilmu hukum dan sistem hukum Indonesia, wawasan kebangsaan dan bela negara, pedoman akademik dan pendidikan tinggi, pendidikan antikorupsi dan antinarkotika, serta pengenalan organisasi kemahasiswaan.
Materi tersebut diharapkan dapat menjadi bekal awal bagi mahasiswa dalam memahami lingkungan akademik sekaligus membangun karakter sebagai calon sarjana hukum.
Antusiasme mengikuti PKKMB juga terlihat dari para mahasiswa baru. Salah satunya Fian Selan yang mengaku bangga dapat menjadi bagian dari STIKUM Prof. Dr. Yohanes Usfunan Kupang.
Sementara itu, mahasiswa baru lainnya, Yakobus Kase, berharap pendidikan yang ditempuhnya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia ingin ilmu hukum yang diperolehnya kelak dapat digunakan untuk membantu masyarakat kecil yang membutuhkan akses terhadap keadilan, sekaligus memperluas wawasan mengenai persoalan hukum.
Melalui pelaksanaan PKKMB, STIKUM Prof. Dr. Yohanes Usfunan Kupang menegaskan komitmennya membangun mahasiswa hukum sejak awal masa pendidikan dengan mengedepankan kecerdasan akademik, integritas moral, dan kepedulian terhadap masyarakat.
Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi mahasiswa untuk tumbuh sebagai lulusan hukum yang profesional serta mampu berkontribusi dalam menghadapi berbagai tantangan penegakan hukum di masa depan.
Kalau ingin, saya juga bisa membuatkan 10 judul alternatif bergaya Kompas, Tempo, Antara, atau Detik untuk berita ini. ( Nongki Finmeta )
Follow